Luangpor Pramote Pamojjo


Jika kita bergaul dengan orang-orang yang memiliki tabiat tertentu, maka tabiat kita akan menjadi seperti mereka. Misalnya, ada orang yang penakut, namun ia bergaul dengan orang-orang pemberani, maka ia akan menjadi pemberani juga. Ada orang yang memiliki keyakinan yang kuat, namun ia tidak begitu pandai. Orang tersebut bergaul dengan orang-orang yang bijak, maka perlahan-lahan ia akan belajar dan bertambah pandai. Jika kita bergaul dengan orang-orang yang rajin bermeditasi, maka kita juga akan menjadi lebih rajin bermeditasi.
Dengan demikian, ketika memilih orang-orang dalam pergaulan, kita harus mengamati apakah kita semakin berkembang dalam Dhamma setelah bergaul dengan mereka. Meskipun seseorang memiliki status sosial yang rendah dan miskin, namun apabila setelah bergaul dengannya kebaikan dan keluhuran kita berkembang, maka kita harus tetap bergaul dengannya. Akan tetapi, apabila setelah bergaul dengan orang-orang tertentu kita mendapati moralitas kita justru memburuk, maka kita hendaknya tidak lagi berkumpul dengan mereka, kita harus membiarkan mereka pergi.



Luangpor Pramote Pamojjo