Mahasi Sayadaw


Vammika Sutta mengibaratkan keraguan-raguan sebagai suatu persimpangan jalan. Katakanlah, seorang musafir yang membawa banyak barang berharga tiba di suatu persimpangan jalan; jika ia tetap berhenti di sana karena tidak mampu memutuskan jalan mana yang harus diambil, para perampok barangkali akan menangkap dan bahkan membunuhnya. Demikian pula halnya, seorang meditator yang dipenuhi keragu-raguan akan menjadi korban dari kebimbangan dan penundaan, ia tidak akan mampu untuk melanjutkan latihannya.
Ia akan menjadi mangsa dari kekotoran-kekotoran batin dan tidak akan mampu melepaskan diri dari lingkaran penderitaan. Hanya ketika ia meninggalkan keraguan dengan mengamatinya dan melanjutkan latihannya tanpa terputus, barulah ia bisa terbebas dari lingkaran penderitaan.

- Mahasi Sayadaw