Berikut ini adalah surat yang ditulis Sayadaw U Jotika kepada seorang muridnya mengenai kehidupan yang dirundung banyak masalah:
Anda benar ketika Anda mengatakan, "Hidup penuh dengan masalah."
Hidup ini memang penuh dengan masalah. Sejak Anda dilahirkan, Anda sudah mendapatkan masalah. Masalah adalah hal yang wajar. Kita hanya perlu menemukan cara terbaik untuk mengatasinya. Ada masalah yang bersifat alamiah dan ada juga yang dibuat oleh manusia. Untuk masalah alami, kita mencari cara-cara alami untuk menyelesaikannya. Tetapi kita sendiri juga menciptakan masalah. Bagaimana kita memecahkan masalah yang kita ciptakan sendiri? Pertama-tama, kita harus bisa melihat dengan jelas bahwa kita yang menciptakan masalah-masalah tersebut.
- Batin yang menciptakan masalah dan batin yang melihat bahwa kita yang menciptakan masalah bukanlah jenis batin yang sama.
- Batin yang menciptakan masalah tidak memiliki kesadaran/ perhatian penuh, tidak memiliki kebijaksanaan. Batin yang menyadari bahwa kita yang menciptakan masalah memiliki kesadaran dan kebijaksanaan.
Kita tidak dapat memecahkan masalah menggunakan jenis batin yang sama dengan yang menciptakan masalah tersebut. Kita membutuhkan batin yang berkesadaran dan dengan demikian batin yang bijaksana untuk melihat masalah tersebut dan menyelesaikannya. Ketika kita melihat bahwa batin menciptakan masalah - hanya dengan melihatnya saja sudah menyelesaikan sebagian besar masalah tersebut.
Ketika kita tidak menciptakan masalah, maka kita hanya akan menghadapi masalah yang bersifat alamiah untuk diatasi. Maka kita akan mendapati bahwa lebih dari 90% masalah telah lenyap, hanya karena kita tidak lagi menciptakannya. Dengan hanya tersisa 10% masalah yang harus diselesaikan, kita tidak begitu terbebani lagi. Kita bisa memecahkannya atau hanya menjalaninya begitu saja.
Jika Anda memikul 100 kilogram dan kemudian Anda melepaskan 90 kilogram, dengan tersisa hanya 10 kilogram yang harus Anda pikul sekarang, Anda tidak akan terlalu terbebani. Anda sanggup memikulnya. Dengan batin yang tidak menciptakan lebih banyak lagi masalah-masalah yang tidak perlu, hidup menjadi tidak begitu berat. Anda dapat menjalani kehidupan dengan ringan.
Ada dua macam beban. Beban tubuh jasmani, dan beban dari kekotoran-kekotoran batin.
Kita harus menjaga tubuh tetap sehat. Jadi, kita makan, kita melindungi tubuh dari panas atau dingin yang berlebihan. Kita beristirahat ketika lelah. Kita tidur. Ketika sakit, kita berobat ke dokter. Semua itu merupakan beban tubuh jasmani. Tetapi itu semua ada batasnya.
Makanan sehat tidaklah terlalu mahal. Makanan yang tidak sehatlah yang lebih mahal. Rokok sangatlah mahal. Minuman anggur juga sangat mahal. Dan masih banyak lagi yang tidak perlu kita makan atau minum, atau gunakan yang harganya sangat mahal.
Pakaian yang menjaga Anda agar tetap sehat tidaklah terlalu mahal. Kita bisa tetap menjaga kesehatan tanpa banyak kesulitan. Dengan pengobatan medis modern, tidaklah sulit untuk menyembuhkan kebanyakan penyakit.
Tetapi, beban dari kekotoran-kekotoran batin tidak ada batasnya.
Keserakahan tidak ada batasnya. Kita tidak akan pernah bisa benar-benar memuaskan keserakahan. Tidak peduli apa pun yang kita lakukan untuk memuaskan keserakahan, itu tidak akan pernah cukup. Hanya kebijaksanaan yang dapat membatasi keserakahan.
Keserakahan tidak dapat menyelesaikan masalah yang telah diciptakannya sendiri. Hanya batin yang bebas dari keserakahan yang dapat menyelesaikan masalah yang diciptakan oleh keserakahan.
Kesombongan, keangkuhan, kemarahan, iri hati, kecemburuan, semuanya menciptakan berbagai masalah.
Kemarahan tidak dapat menyelesaikan masalah yang telah diciptakannya. Batin yang bebas dari kemarahanlah yang dapat menyelesaikan masalah yang telah diciptakan oleh kemarahan.
Kesombongan tidak dapat menyelesaikan masalah yang diciptakannya. Iri hati, kecemburuan tidak dapat menyelesaikan masalah yang diciptakannya. Batin yang bebas dari keserakahan, kemarahan, kesombongan, iri hati, kecemburuan, batin yang penuh kesadaran dan kebijaksanaan dapat melihat masalah dengan jelas dan menyelesaikannya juga.
Oleh karena itu, untuk menjalani kehidupan yang baik, untuk menjalani kehidupan yang tidak terlalu berat, untuk menjalani kehidupan dengan ringan, dengan sukacita, kita harus hidup dengan penuh kesadaran. Ketika Anda sadar, Anda akan lebih kreatif dalam hidup.
Hidup dengan penuh kesadaran adalah cara terbaik menjalani kehidupan.
- Sayadaw U Jotika

0 Komentar